Kelembutan Hati Seorang Guru


Jerome Glend Benedict adalah seorang anak lelaki yang tinggal di panti asuhan sejak ia berumur lima tahun. Jerome ditinggal selama-lamanya oleh sang Ayah, menyisakan duka yang mendalam untuk dirinya dan ibunya, Anna Benedict. Jerome masih sangat kecil saat itu. Dia tidak begitu peka saat ibunya meraung-raung di tengah malam sambil memecahkan banyak botol minuman ke tembok. Jerome tidak bisa menenangkan ibunya yang terus marah-marah tidak jelas sambil menyalahkan kehadirannya yang katanya hanya membuat hidup ibunya semakin memburuk.

Jerome tidak pernah mengerti kenapa ibunya mengantarnya ke sebuah panti asuhan dan meninggalkannya di sana.

Sampai akhirnya, dua belas tahun kemudian, Jerome mengerti semuanya. Kini, usianya sudah tujuh belas tahun. Jerome sudah tahu apa yang terjadi pada Anna, ibunya, dan alasan kenapa ibunya tega meninggalkan dia di sini. Sejak awal, ibunya tidak pernah mau menikah dengan mendiang ayahnya. Namun, karena mereka dijodohkan, akhirnya ibunya tidak memiliki kuasa untuk menolak hal itu. mereka tetap melangsungkan pernikahan dan akhirnya lahirlah Jerome.

 

Sebenarnya, masa kecil Jerome bisa dibilang bahagia. Ayahnya selalu ada untuknya dan mengajaknya bermain—atau mungkin karena usia Jerome masih sangat kecil dulu, jadi dia belum mengerti apa-apa.

 

Sudah rahasia umum jika Jerome terkenal bandel di panti ini. Lelaki remaja yang berusia tujuh belas tahun itu sering sekali berbuat onar. Entah bertengkar dengan temannya ataupun tidak patuh pada aturan yang ditetapkan panti. Semua guru, termasuk ibu walinya di panti itu sudah pasrah dengan kelakuan Jerome, karena mau berapa kali pun mereka menegur Jerome, nyatanya sikap anak itu tidak pernah berubah. Seperti ketika ada makan besar di panti, Jerome merebut makanan temannya yang lain. Ia membuat kegaduhan.

 

Kejadian di pagi hari itu membuat seisi ruang makan tersebut langsung heboh. Beberapa mengomel karena lagi-lagi Jerome berbuat ulah dan sebagian lagi hanya berdecak karena seharusnya Max tahu siapa yang dihadapi. Jerome memang nakal dan selalu membuat keributan, tapi percayalah, tidak ada yang berani melawan Jerome di panti ini.

 

Bu Tresno, salah satu guru konselor sekaligus pengurus panti itu menatap Jerome dengan matanya yang sendu—terlihat sekali kalau dia sudah lelah dalam mengurusi anak yang satu ini. Hanya Bu Tresno yang masih saja sabar menghadapi Jerome, sementara guru-guru lainnya sudah angkat tangan. Menurut mereka, Jerome tidak ubahnya seperti batu. Mau seberapa lembut atau kuat mereka memberikan wejangan pada anak itu, Jerome tidak akan berubah. Namun, Bu Tresno memiliki pemikiran yang berbeda. Dia yakin kalau dengan cara lembut yang selama ini ia lakukan, pasti Jerome akan berubah. Seberapa lama pun waktu yang diperlukan dirinya, dia yakin anak itu pasti akan menjadi baik suatu hari nanti.

 

Ternyata, kelembutan hati seorang guru -Bu Tresno- dapat melembutkan hati sekeras Jerome. Jerome yang dikenal sangat tertutup, tidak mau bercerita, sering berbuat onar, kini mulai sedikit-sedikit menceritakan kepedihannya. Ia mulai terbuka kepada Bu Tresno, dan tak jarang Jerome meminta saran serta nasihat. Dari kejadian inilah, akhirnya Jerome dapat berdamai dengan luka-luka masa lalunya. Jerome dapat memaafkan ibunya yang telah pergi meninggalkan dia di panti. Jerome sudah mulai tidak membuat onar, bahkan bersahabat baik dengan teman-teman di panti.

 

Selamat Hari Guru !!


*Karya: Damey

Komentar

  1. tetap semangat berkarya bagus pren 💯

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Suka banget sama karakter bu tresno

    BalasHapus
  4. Jerome anak hebat, bisa berdamai sama luka di masa lalunya

    BalasHapus
  5. Ceritany bguss, suka sama tokoh-tokohnya. jerome keren bisa ngerubah dirinya jadi lebih baik, dan salut sama bu tresno bisa ngerubah jerome jadi pribadi yang lebih baik lagi

    BalasHapus
  6. Cerita yang menarik simpati orang, semoga aja ada part 2 nya yah kak.
    Djosgandoskanlah--

    Di tunggu yah kak, karya terbarunya.

    BalasHapus
  7. Cerita yg bagus, tetap semangat ditunggu part 2 nya ya angel.👍👍👍

    BalasHapus
  8. luar binasa alam semesta 👏👏👏👏

    BalasHapus
  9. bagus, tetap semangat untuk membuat karya selanjutnya 👍

    BalasHapus
  10. semangat semangat semangat terussssss kak

    BalasHapus
  11. keren dan bagus tetap semangat

    BalasHapus
  12. Disini aku suka baget sama karakter bu tresno yang mau ngerubah jerome yang awalnya memiliki pribadi yang buruk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ><

    BalasHapus

Posting Komentar