Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

The Hero

Gambar
Suara piano dari lantai bawah sayup-sayup membangunkannya. Embusan angin dingin bertiup masuk ke kamar, menyapu gorden, berdesir perlahan. Jauh di luar terdengar suara ombak menghantam karang, kemudian terseret mundur dan terhisap di antara butir pasir. Jendela kayu biru itu tak pernah sekalipun dia tutup. Sejenak angin laut membawa suasana pantai ke dalam, aroma bercampur garam diselimuti udara dingin. Tokyo sudah memasuki bulan Oktober, suhu udara menurun, angin dingin menembus kulit, menyapa tulang-tulang minim lemak.       Dia mendekat ke jendela biru itu. Hawa dingin segera menjalari wajah dan tubuhnya. Dia terdiam sejenak melihat ke luar jendela, dia melihat ada yang asing di wajah orang-orang di luaran sana, terlihat banyak orang-orang mulai memakai masker. Entah mengapa mereka tampak lesu dan pucat, tidak ada satupun orang yang terlihat bahagia di depan rumahnya.       Dia sangat tidak peduli, dia tidak ingin mencari t...

Sang Motivator

Gambar
Jam dinding menunjukkan pukul 13.45.   "Aduuuuuh, pusing banget dah" Ucap Rina. Seorang siswa bernama Rina kelas 8 SMP Taruna Bakti, yang sedang mengerjakan tugas yaitu membuat cerpen untuk hari guru besok. Rina sangat benci tugas ini. Rina itu tipe anak yang suka nunda tugas, Si copas dan pemalas. Agak kesal rasanya, padahal deadline-nya besok dan ia belum menentukan isi cerpen, dan Rina merasa frustasi.  Rina langsung mengambil ponselnya dan nge-chat temannya Lena. "Eh Len" "Iya kenapa?" "Kamu udah selesai cerpen, belum?"  "Aku udah, kamu belum ya?"  "Iya nih, susah banget, mana deadline-nya besok" "Ih, kamu teh nyaa cepat kerjain!" "Nanti nilai kamu dikurangi loh" Rina langsung berhenti, dan langsung nge-chat temannya yang lain yaitu Nessa  "Eh Ness" "Iya kenapa?" "Lo udah selesai cerpen, belum?" "Sudah dong, lo belum?" "Iya gw belum, malesss" "La...

Buku Harian

Gambar
Terdengar suara bel rumah berbunyi, membuat seisi rumah yang sedang makan siang kaget.  “Pah, itu siapa ya  yang datang kerumah?.”  “Gak tau nak, coba papah cek dulu ya.” Lelaki itu pun pergi untuk mengecek siapa yang datang kerumah mereka, saat di pintu di buka , lelaki itupun kaget. “Bu Susan! Eh ada bu Terry juga, silahkan masuk bu udah lama tidak bertemu.” Senang lelaki itu sambil menutup pintu. “Iya, Bryan terakhir kita bertemu bersama teman-temanmu itu saat reunion.” “Betul sekali, Raein yang mengajak kami berdua untuk ikut acar itu ahaha”. Tak terasa mereka sampai di ruang makan.  “Halo, semuanya lagi pada makan ya, tidak ngajak ibu nih?.” Tanya bu Terry. “Eh, jadi yang datang bu Terry dan bu Susan, mari bu makan kebetulan kami sudah selesai jadi ibu bisa duduk di sini.” Tawar wanita tersebut. “Ibu cuman bercanda saja kok, kalo sudah ayo kita ngobrol di ruang tamu saja Wit.” Ajak bu Terry. “Waduh, udah besar aja kamu… siapa namamu teh ibu lup...